Monday, 9 February 2015

Aku sangat BODOH

Suatu hari ada satu orang pemuda yang mempunyai istri yang sangat cantik dan ia tinggal dengan kedua orang tuanya.. sekilas harusnya ada rasa bahagia yang terpancar di dalam keluarga yang lengkap tetapi tidak untuk pasangan keluarga ini. Sang mantu tidak memperlakukan mama dan papa sang suami dengan baik, bak bagaikan kedua pembantu itulah yang dilakukan sang istri setiap hari tanpa sepengetahuan sang suami.

Suatu hari dikarenakan kesehatan sang mama yang sedang tidak baik ia meminta tolong kepada sang menantu untuk mengganti pekerjaannya, “Nak, Mama sedang kurang sehat hari ini, apa boleh mama minta tolong kamu untuk membantu mama membersihkan rumah untuk hari ini?” sepontan sang menantu memberikan jawaban yang kurang baik “SAYA TIDAK MAU DAN TIDAK PEDULI MAU MAMA SAKIT APAPUN ITU TETAP MAMA HARUS MEMBERSIHKAN RUMAH INI, SEBENTAR LAGI SUAMIKU PULANG DARI TEMPAT KERJANYA DAN SESAMPAINYA DI RUMAH HARUS NYAMAN DAN SUDAH BERSIH. Akhirnya dengan berat hati sang mama membersihkan rumah walaupun sedang sakit.

Sesampainya suami dirumah seperti biasa ia bertanya dengan istrinya untuk keadaan hari ini, “ Bagaimana keadaan kamu seharian ini? Baik-baik saja kah? “ sang istri lalu menjawab “ ya, begitulah untuk hari ini. Sebenarnya saya sedang tidak enak badan dan saya tidak bisa membersihkan rumah ini. Lalu saya meminta bantuan papa dan mama untuk membantu membersihkan rumah ini, namun aku malah dibentak dan diperlakukan bak pembantu. Dan mereka enak-enaknya untuk beristirahat di kamar mereka. Saya ada kepikiran bagaiman jika papa dan mama kita taruh saja dipanti jompo, di tempat itu mereka dapat bahagia dan mempunyai banyak teman disana dan tidak merepotkan kita di rumah ini. Tinggal kita membayarnya dan semua itu selesai dan beres.

Karena kesibukan dan kelelahan yang seharian tanpa berpikir panjang lagi ia langsung bergegas untuk kekamar papa dan mamanya mempacking semua pakaian dan diajaklah papa dan mamanya memasuki mobilnya lalu bergegas menuju panti jompo tempat papa dan mamanya akan ditaruh disana. Sesudah itu ia dan sang istri kembali kerumah dan meninggalkan papa dan mamanya di panti jompo. Sesudah sesampainya di rumah ada satu tetangga yang memperhatikan pasangan suami istri ini pulang tanpa papa dan mamanya yang ia ajak tadi.

Lalu tetangga ini datang menghampiri sang pemuda ini dan bertanya, “ Nak, tadi bapak melihat kamu pergi bersama papa dan mamamu lalu mengapa kau kembali tanpa papa dan mamamu?” lalu pemuda ini menjawab “ iya, pak baru saja saya menaruh papa dan mama saya dipanti jompo agar mereka tidak merepotkan kami di rumah ini”. Sepontan tetangga ini pun kaget atas pernyataan pemuda ini dan berkata “ Nak, ada waktu sebentar? Bapak ingin berbicara dengan kamu?” dan ia pun menjawab “ boleh pak, kebetulan saya ada waktu.

Lalu sesi pembicaraan dimulai. “ Nak, dulu pas kamu dan papa mama kamu pindah di rumah ini dan kondisi papa dan mamamu masih sehat, papa dan mamamu ada kebiasaan yang sering di jalani beliau sering berjalan kaki dan sering menyapa para tetangga disini termasuk saya. Lalu beliau berbicara tentang masa kecilmu. Dulu ketika kamu lahir papa dan mamau sangat miskin sekali. Sehari-hari ia hanya memulung untuk kehidupannya sehari-hari. Saat hari kelahiranmu papamu sangatlah senang akan tetapi mamamu memikirkan bagaimana jika anak kita dititipkan kepanti asuhan. Papamu menjawab “ TIDAK!!! SAMPAI KAPANPUN TIDAK!!!. INI ADALAH ANAK KITA DAN KITALAH YANG AKAN MEMBESARKANNYA, PAPA AKAN BANTING TULANG DARI SAMPAH KE SAMPAH AGAR KELAK ANAK INI SUKSES DAN BERHASIL”.

Kenyataannya anak tersebut sudah sukses dan mempunyai segalanya baik istri yang cantik dan banyak harta juga. Mendengar hal itu pemuda ini tersontak kaget dan menyesali yang telah dia lakukan pada papa dan mamanya yang telah ia buang ke panti jompo. Segera ia bergegas kepanti jompo untuk meminta maaf dan membawanya kembali kerumah, merawat hingga orangtuanya meninggal dunia.

Dicerita ini kita bisa mengambil kesimpulan ada 2 cases yaitu panti asuhan dan panti jompo. Disatu sisi ada yang sudah lama mengharapkan kelahiran seorang bayi dan berat hati ingin menaruhnya di panti asuhan, namun tekad yang kuat untuk membesarkannya dengan sekuat tenaga sampai ia bisa menikmati kehidupannya sekarang. Tetapi ada satu orang anak yang tega membuang orangtuanya ke panti jompo tanpa memikirkan bagaimana hancurnya perasaan papa dan mamanya saat itu dan tidak memikirkan bagaimana perjuangan yang dilalui untuk membesarkannya sampai ia besar. DARI SAMPAH KE SAMPAH UNTUK ANAKNYA YANG UTAMA. 

Ada satu pepatah mungkin anda pernah mendengarnya orang tua kita ( Ayah dan Ibu kita ) mampu merawat 10 anak tanpa memikirkan betapa sulitnya disaat itu, AKAN TETAPI 10 ORANG ANAK BELUM TENTU MAMPU ORANG TUANYA ( Ayah dan Ibu kita ). Dan orang tua di masa tuanya bagaikan seperti bola basket yang saling melempar dengan berbagai alasan di dalamnya. Semoga kelak kita tidak melakukan seperti yang ada dicerita diatas. Semoga orang tua kita senantiasa berada dalam berkah kesehatan da panjang umur


Renungilah kata-kata ini:
Seseorang anak akan berhenti membalas budi orang tua disaat orang tuanya meninggal dunia, dan seseorang anak akan berhenti berbakti pada orang tua disaat anak tersebut meninggal dunia.

Visualisai 5 kewajiban anak kepada orang tua yang harus di jalankan : 
  1.           Bayangkan mama kita duduk diatas kepala kita
  2.            Bayangkan mata kita mengalami bengkak
  3.            Bayangkan dari hidung kita keluar struktur-struktur organisasi
  4.             Bayangkan dari mulut kita keluar batangan-batangan emas
  5.       Bayangkan dari telinga kita keluar asap

Mungkin teman-teman sangat binggung akan visualisasi yang disebutkan diatas. Visualisasi diatas saya mendengarnya langsung dari seseorang yang menurut saya hebat dan Amazing!! Dan sangat bangga saya perkenalkan Ko Randy Tunggeleng S.E.. Maksud dari masing-masing visualisasi tersebut ialah sebagai seorang anak harus melakukan kewajiban pada orang tuanya: 

  1. Bayangkan mama kita duduk di atas kepala kita itu berarti sebagai anak harus dan wajib untuk menghormati orang tua
  2. Bayangkan mata kita mengalami bengkak, itu berarti adalah salah dengan mata kita oleh Karena itu sebagai kewajiban anak yang kedua ialah merawat orang tua disaat sakit dan disaat kedua orang tua kita mengalami tua
  3. Bayangkan dari hidung keluar struktrur-struktur organisasi, itu berarti sebagai kewajiban anak yang ketiga adalah menjaga nama baik keluarga dan silsilah keluarga
  4. Bayangkan mulut kita keluar batangan-batangan emas, itu berarti sebagai kewajiban anak yang keempat adalah wajib menjada warisan ( Berupa harta atau nasihat )
  5. Bayangkan telinga kita keluar asap, itu berarti sebagai kewajiban anak yang kelima adalah melakukan pelimpahan jasa kepada orang tua kita.


Jika artikel ini sangat bermanfaat silahkan dapat dishare ^^

No comments:

Post a Comment